Berikut adalah beberapa misteri alam yang kadang masih sulit diterima nalar.
1. Mirny Diamond Mine – Russia
Kejadian misterius pada alam yang pertama terjadi di Siberia Timur, Rusia yang disebut Mirny Diamond Mine. Karena kemisteriusannya, di lubang yang memiliki kedalaman 525 m dan berdiameter 1.200 m ini, helikopter dilarang melintas diatasnya karena konon akan tersedot ke bawah. Para ilmuwan pernah melakukan penelitian di tempat ini.
Mereka mendekatkan microphone yang dirancang untuk mendeteksi suara dari gerakan lempeng bumi ke dasar lubang. Tetapi, bukannya gerakan lempeng yang mereka dengar, melainkan suara jeritan manusia. Konon jeritan manusia kesakitan tersebut berasal dari perut bumi.
Meskipun satu suara dapat dibedakan dengan suara lain, tetapi terdengar bagai jutaan suara sebagai latar belakang suara yang satu. Akibatnya akan terdengarnya jeritan seperti orang sedang menderita tersebut, hampir separuh dari ilmuwan berhenti meneliti Mirny Diamond Mine ini karena ketakutan.
2. Ringing Rocks Park – AS
Siapa bilang hanya manusia dan hewan yang bisa bernyanyi. Ternyata, alam pun bisa menyajikan suara layaknya sedang bernyanyi. Misteri alam tersebut terjadi di Ringing Rocks State Park, Bucks County, Pennsylvania, Amerika Serikat.
Daerah ini dipenuhi bongkahan batu besar yang sekilas tampak seperti daerah bebatuan pada umumnya. Namun, ada yang aneh. Bila dipukul dengan palu atau dengan batu lainnya, maka batu-batu alam tersebut akan mengeluarkan nada.
Secara ilmiah, menurut para ahli, batu-batu itu dapat “bernyanyi” karena mengandung substansi vulkanis yang disebut Diabase, mirip beberapa batu sejenis yang juga ada di Gunung Padang Cianjur, Jawa Barat.
Selain bisa bernyanyi, keanehan juga terjadi di area Ringing Rocks Park seperti tidak adanya hewan yang memasuki kawasan tersebut dan letaknya tidak berada di dasar gunung, melainkan di atas gunung.
3. Gunung Brown – AS
Kejadian misterius alam yang selanjutnya adalah Gunung Brown atau Brown Mt. yang terletak di North Carolina atau Carolina Utara, di Amerika Serikat. Sebenarnya, bukan rahasia lagi jika gunung ini menyimpan banyak misteri yang sulit dipecahkan manusia.
Demikian juga Gunung Brown merupakan sebuah objek wisata yang kerap menunjukkan keanehan-keanehan, salah satunya adalah misteri cahaya yang kadang terlihat di gunung itu.
Kadang bola-bola cahaya yang terlihat oleh banyak saksimata itu lebih sering terlihat berwarna putih, merah dan biru.
Menurut kesaksian banyak orang yang pernah mengunjungi tempat tersebut, dari dalam Gunung Brown sering terlihat penampakan-penampakan aneh, seperti cahaya-cahaya misterius nan aneh yang terus keluar masuk dari dalam gunung.
Oleh karena itu, banyak yang menduga dan percaya bahwa Gunung Brown merupakan salah satu markas rahasia Alien (UFO) alias makhluk ruang angkasa.
4. Lembah Nahanni – Kanada
Peristiwa misterius juga sering terjadi di sebuah tempat di Kanada, yaitu di sungai di Lembah Nahanni atau Nahanni Valley. Di Sungai Nahanni atau Nahanni River, atau oleh suku Deh Cho disebut Naha Dehé yang terbentang seluas 416 km di Pegunungan Mackenzie tersebut, sering ditemukan bangkai hewan atau mayat manusia tanpa kepala!
Ditambah dengan mata air panas geyser yang membuat wilayah ini selalu tertutup dengan kabut sehingga menambah kemisteriusan tempat tersebut.
Bahkan suku-suku lokal yang menetap di wilayah tersebut tidak berani masuk ke wilayah Lembah Nahanni.
Banyak yang menduga bahwa lembah yang juga disebut dengan “The Valley of Headless Men” atau Lembah Manusia Tanpa Kepala tersebut merupakan tempat pintu masuk ke sebuah tempat rahasia yang belum diketahui banyak orang.
5. Goa Son Doong – Vietnam
Kejadian alam yang misterius selanjutnya terdapat di gua Son Doong Cave. Goa ini merupakan goa terbesar di dunia yang terletak di Phong Nha-K’ Bàng National Park, Qu?ng Bình, Vietnam. Dari dalam goa ini sering terdengar suara-suara aneh misterius sepanjang hari.
Dan suhu dingin yang ada di sekitar goa, ternyata menyebabkan bulu kuduk penduduk sekitarnya merinding. Suara-suara aneh yang menciptakan kesan angker dari goa ini membuat penduduk sekitar tidak berani menginjakkan kakinya ke Son Doong Cave. Konon, di tempat ini juga terdapat hal-hal gaib dan kekuatan magis.
6. Gunung Bromo – Indonesia
Gunung Bromo yang masuk ke dalam 3 besar sebagai gunung terbaik di dunia bagi para pendaki itu, ternyata menyimpan sebuah misteri. Konon, tidak sedikit pengunjung yang datang ke lautan pasir di Gunung Bromo tersesat dan kebingungan saat mereka ingin kembali ke jalan semula.
Tersesatnya pengunjung bukanlah karena kabut, tetapi seperti kepercayaan Suku Tengger (penduduk setempat), bahwa di lautan pasir itu terdapat sebuah akar gaib yang melintang yang tidak dapat ditembus dengan kasat mata.
Untuk dapat kembali ke posisi semula, maka orang yang tersesat tersebut harus membuka bajunya, kemudian memakainya kembali dengan cara terbalik. Di kawasan Gunung Bromo, seseorang memang harus berbicara sopan dan tidak boleh berbicara sembarangan serta juga tidak boleh buang air kecil di sembarang tempat.
7. Pantai Changi – Singapura
Kejadian misterius pada alam yang terakhir terjadi di Singapura. Walau negara ini merupakan negara Asia Tenggara yang terkenal maju dan modern, tetapi ternyata di salah satu sudutnya, yaitu Pantai Changi justru dikenal menakutkan.
Dahulu, Pantai Changi merupakan tempat pembantaian etnis Cina oleh tentara Jepang pada Perang Dunia II. Kabarnya, disinilah ribuan etnis Cina dibunuh karena dicurigai sebagai anti Jepang.
Konon menurut cerita banyak orang tentang pantai tersebut, di sekitar pantai ini sering terdengar suara tangisan dan jeritan.
Bahkan, di tempat tersebut juga sering terjadi penampakan potongan tubuh dari para korban yang terbang di beberapa tempat. Selain itu, sering terlihat ada seorang yang menggali lubang, seolah-olah mereka akan mengubur mayat.
Kamis, Februari 12, 2015
Selasa, Februari 03, 2015
4 KEPRIBADIAN YANG ADA DALAM DIRI MANUSIA
4 kepribadian yang terdapat dalam diri manusia antara lain:
SanguinIS → dijuluki si "Populer" karena pandai persuasif dan ingin terkenal.
Koleris → dijuluki si "Kuat" karena sering dominan dan kompetitif.
Melankolis → dijuluki si "Sempurna" karena perfeksionis dan serba teratur.
Plegmatis → dijuluki si "Cinta Damai" karena kesetiaannya dan menghindari konflik.
4 kepribadian diatas tidak ada yang lebih bagus atau lebih jelek, sebab masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan. Sekarang mari kita ulas kekuatan dan kelemahan dari 4 kepribadian tersebut.
SANGUINis
Kekuatan :
- Suka bicara.
- Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif.
- Antusias dan ekspresif.
- Ceria dan penuh rasa ingin tahu.
- Hidup di masa sekarang.
- Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan).
- Berhati tulus dan kekanak-kanakan.
- Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara).
- Umumnya hebat di permukaan.
- Mudah berteman dan menyukai orang lain.
- Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian.
- Menyenangkan dan dicemburui orang lain.
- Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam).
- Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan.
- Menyukai hal-hal yang spontan.
Kelemahan :
- Suara dan tertawa yang keras (bahkan terlalu keras).
- Membesar-besarkan suatu hal / kejadian.
- Susah untuk diam.
- Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka ikutan Gank).
- Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele.
- RKP (Rentang Konsentrasi Pendek) alias pelupa.
- Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias).
- Mudah berubah-ubah.
- Susah datang tepat waktu jam kantor.
- Prioritas kegiatan kacau.
- Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas.
- Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah- olah masalahnya.
- Egoistis alias suka mementingkan diri sendiri.
- Sering berdalih dan mengulangi cerita- cerita yg sama.
- Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".
KOLERIS
Kekuatan :
Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif.
Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan.
Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target.
Bebas dan mandiri.
Berani menghadapi tantangan dan masalah.
"Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat.
Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas.
Membuat dan menentukan tujuan.
Terdorong oleh tantangan dan tantangan.
Tidak begitu perlu teman.
Mau memimpin dan mengorganisasi.
Biasanya benar dan punya visi ke depan.
Unggul dalam keadaan darurat.
Kelemahan :
Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis).
Senang memerintah.
Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai.
Menyukai kontroversi dan pertengkaran.
Terlalu kaku dan kuat/ keras.
Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik.
Tidak suka yang sepele dan bertele- tele / terlalu rinci.
Sering membuat keputusan tergesa-gesa.
Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain.
Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan.
Workaholics (cinta mati dengan pekerjaan).
Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf.
Mungkin selalu benar tetapi tidak populer.
MELANKOLIS
Kekuatan :
Analitis, mendalam, dan penuh pikiran.
Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal.
Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis).
Sensitif.
Mau mengorbankan diri dan idealis.
Standar tinggi dan perfeksionis.
Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi).
Hemat.
Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif).
Kalau sudah mulai, dituntaskan.
Berteman dengan hati-hati.
Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi.
Sangat memperhatikan orang lain.
Kelemahan :
Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan).
Mengingat yang negatif & pendendam.
Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah.
Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan.
Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah.
Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan.
Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan.
Hidup berdasarkan definisi.
Sulit bersosialisasi (cenderung pilih-pilih).
Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya.
Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang).
Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian).
Memerlukan persetujuan.
PLEGMATIS
Kekuatan :
Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh.
Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik.
Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
Penengah masalah yg baik.
Cenderung berusaha menemukan cara termudah.
Baik di bawah tekanan.
Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan.
Rasa humor yg tajam.
Senang melihat dan mengawasi.
Berbelaskasihan dan peduli.
Mudah diajak rukun dan damai.
Kelemahan :
Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
Takut dan khawatir.
Menghindari konflik dan tanggung jawab.
Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
Terlalu pemalu dan pendiam.
Humor kering dan mengejek (Sarkatis).
Kurang berorientasi pada tujuan.
Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri.
Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat.
Tidak senang didesak- desak.
Menunda-nunda / menggantungkan masalah
Senin, November 24, 2014
ungkapan hati
" Ana ukhibbuka fillah " aku mencintamu karena Allah.
Seorang lelaki soleh yang akan jadi imamku..
yang akan aku cinta sepenuh hati dalam hidup dan mati..
yang akan aku harapkan jadi teman perjuangan merenda masa depan dan menapaki jalan illahi.
itu siapa ?
aku tak tahu, ia masih berada dalam alam ghaib yang belum dibuka kan oleh Tuhan untukku ...
jika waktunya tiba semua akan terang, Hadiah agung dari tuhan itu akan datang.
Aku semakin didera badai kegelisahan yang dahsyat...
aku brusaha mengurangi rasa gelisah dan penasaranku dengan bersujud dan menangis kepada Tuhan.
Dlm sujud aku berdo'a sebaimana do'a Nabi pilihan Allah dalam Alquran.
"Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a'yuni waj'alna lil muttaqina imama"
by: Ratna Safitri

________________________________________________________________________________________________
telah ku lewati waktu ...
telah kulewati lika liku khidupanku yg tak pernah luput dri masalah ...
sendiri ku lalui smua ..
Terkadang hati ini menjerit dn merintih merasakan kejamnya dunia .
menunggu seseorang yg akan mnjadi imam dalam kluargaku,
namun apa dia ya Allah ??
Yakinkan aku ya Allah ,bahwa plihan yg aku pilih tidak salah ..
Disini aku masih bertahan,
menunggu semuanya menjadi indah ...
by: Ratna Safitri

_____________________________________________________________________________________________
ya allah ...
Apa salah hati ini merasa cmburu pda wanita lain ?
Apa aku salah merasa takut kehilangan orang yg paling berharga dalam hidup ku ,yg selama ini selalu ada di hatiku ...
ya Allah ...
Sungguh aku tak bisa menahan rasa cemburu yg selalu aku tahan .
Aku tak ingin dia tau hati ini menangis saat melihat dia bersama wanita lain ,
tolong jaga calon suami dan calon imam untuk keluarga ku nanti ...
ya Allah ...
Bimbinglah hatinya slalu di jalanmu ,
biar dia merasakan cinta ku yg tak pernah hilang dan pudar seperti saat prtama brtemu.
آمِّينَ
by: Ratna Safitri
Lihat profil Ratna Safitri klik http://goo.gl/HTG2tW

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
http://facebook.com/ratna.safitri.585559
Seorang lelaki soleh yang akan jadi imamku..
yang akan aku cinta sepenuh hati dalam hidup dan mati..
yang akan aku harapkan jadi teman perjuangan merenda masa depan dan menapaki jalan illahi.
itu siapa ?
aku tak tahu, ia masih berada dalam alam ghaib yang belum dibuka kan oleh Tuhan untukku ...
jika waktunya tiba semua akan terang, Hadiah agung dari tuhan itu akan datang.
Aku semakin didera badai kegelisahan yang dahsyat...
aku brusaha mengurangi rasa gelisah dan penasaranku dengan bersujud dan menangis kepada Tuhan.
Dlm sujud aku berdo'a sebaimana do'a Nabi pilihan Allah dalam Alquran.
"Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a'yuni waj'alna lil muttaqina imama"
by: Ratna Safitri
________________________________________________________________________________________________
telah ku lewati waktu ...
telah kulewati lika liku khidupanku yg tak pernah luput dri masalah ...
sendiri ku lalui smua ..
Terkadang hati ini menjerit dn merintih merasakan kejamnya dunia .
menunggu seseorang yg akan mnjadi imam dalam kluargaku,
namun apa dia ya Allah ??
Yakinkan aku ya Allah ,bahwa plihan yg aku pilih tidak salah ..
Disini aku masih bertahan,
menunggu semuanya menjadi indah ...
by: Ratna Safitri
_____________________________________________________________________________________________
ya allah ...
Apa salah hati ini merasa cmburu pda wanita lain ?
Apa aku salah merasa takut kehilangan orang yg paling berharga dalam hidup ku ,yg selama ini selalu ada di hatiku ...
ya Allah ...
Sungguh aku tak bisa menahan rasa cemburu yg selalu aku tahan .
Aku tak ingin dia tau hati ini menangis saat melihat dia bersama wanita lain ,
tolong jaga calon suami dan calon imam untuk keluarga ku nanti ...
ya Allah ...
Bimbinglah hatinya slalu di jalanmu ,
biar dia merasakan cinta ku yg tak pernah hilang dan pudar seperti saat prtama brtemu.
آمِّينَ
by: Ratna Safitri
Lihat profil Ratna Safitri klik http://goo.gl/HTG2tW

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
http://facebook.com/ratna.safitri.585559
Senin, November 10, 2014
KLEYANG JURANG - PUNGANGAN - MOJOTENGAH - WONOSOBO- INDONESIA: ASAL MULA DUKUH KLEYANG JURANG
KLEYANG JURANG - PUNGANGAN - MOJOTENGAH - WONOSOBO- INDONESIA: ASAL MULA DUKUH KLEYANG JURANG: Asal Muasal Dukuh Kleyang Jurang (Nara Sumber : Mbah Maksudi/Tugiman) Kleyang Jurang, terasa asingkah ditelinga kita?. Mungkin sangat meng...
Selasa, November 04, 2014
Sunnah Rasul Memotong Kuku bermanfaat buat kesehatan
1. Hukum Dan Hikmah Memotong Kuku
Memotong kuku adalah amalan sunah. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha: “Sepuluh perkara yang termasuk fitrah (sunnah): memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke hidung, memotong kuku, membasuh sendi-sendi, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu ari-ari, bersuci dengan air (beristinja), berkata Zakaria: “berkata Mus’ab: “Aku lupa yang kesepuluh kecuali berkumur.”
Sekali lagi ini adalah bentuk menghilangkan segala kotoran yang melekat di celah kuku, apalagi jika kuku dibiarkan panjang.
2. Cara Dan Benda Untuk Memotong Kuku
Menurut Imam an-Nawawi, sunah memotong kuku bermula jari tangan kanan keseluruhannya dan dimulai dari jari kelingking lalu sampai pada ibu jari, kemudian tangan kiri dari jari kelingking ke ibu jari.
Sementara alat untuk memotong kukunya dapat menggunakan gunting, pisau atau benda khas yang tidak menyebabkan mudharat pada kuku atau jari seperti alat pemotong kuku.
Setelah selesai memotong kuku, sebaiknya segera membasuh tangan dengan air. Ini karena jika seseorang itu menggaruk anggota badan, dikahawatirkan akan menyebabkan penyakit kusta.
Menurut kitab al-Fatawa al-Hindiyah dalam mazhab Hanafi bahawa makruh memotong kuku dengan menggunakan gigi juga akan menyebabkan penyakit kusta.
3. Waktu Memotong Kuku
Sebagaimana diriwayatkan daripada Anas bin Malik:
“Telah ditentukan waktu kepada kami memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu ari-ari agar kami tidak membiarkannya lebih daripada empat puluh malam.”
“Adapun menurut Imam asy-Syafi’e dan ulama-ulama asy-Syafi’eyah, sunah memotong kuku itu sebelum mengerjakan sembahyang Juma’at, sebagaimana disunatkan mandi, bersiwak, memakai wewangian, berpakaian rapi sebelum pergi ke masjid untuk mengerjakan shalat Juma’at,” (Hadis riwayat Muslim)
4. Menanam Potongan Kuku
Sebagaimana disebutkan dalam kitab Fath al-Bari, bahawa Ibnu ‘Umar Radhiallahu ‘anhu menanam potongan kuku.
5. Memotong Kuku Ketika Haid, Nifas Dan Junub
Menurut kitab Al-Ihya’, jika seseorang dalam keadaan junub atau berhadas besar, janganlah dia memotong rambut, kuku atau memotong sesuatu yang jelas daripada badannya sebelum dia mandi junub. Kerana segala potongan itu di akhirat kelak akan kembali kepadanya dengan keadaan junub.
6. Memanjangkan Kuku Dan Mewarnainya ( Cutex)
Tabiat memanjangkan kuku dan membiarkannya tanpa dipotong adalah perbuatan yang bertentangan dengan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihhi wasallam, karena beliau menggalakkan supaya memotong kuku. Jika dibiarkan kuku itu panjang, niscaya banyak perkara-perkara yang membabitkan hukum seperti wudhu, mandi wajib dan sebagainya.
Adapun dalam hal mewarnai kuku (cutex), perempuan yang bersuami adalah haram mewarnai kuku jika suaminya tidak mengizinkan.
Sementara perempuan yang tidak bersuami pula, haram baginya mewarnai kuku. Demikian juga jika pewarna itu diperbuat dari benda najis karena akan menghalang daripada masuknya air saat berwudhu.
dan ternyata Sunnah Rasul Memotong Kuku tersebut bermanfaat buat kesehatan
Dilansir dari boldskydotcom, inilah manfaat utama potong kuku untuk kesehatan yang wajib untuk Anda ketahui.
Menghindari kuku tumbuh ke dalam
Kuku tumbuh ke dalam atau yang sering disebut dengan onychocryptosis bisa terjadi ketika Anda tidak memotong kuku Anda secara teratur. Sebab ketika kuku Anda terlalu besar maka akan cenderung untuk menembus kulit yang bisa menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan infeksi.
Mengurangi infeksi bakteri
Jika Anda sering menggunakan alas kaki tertutup, maka kuku Anda cenderung tidak bisa bernapas dan bisa menyebabkan munculnya bakteri. Jadi, cobalah untuk memotong kuku Anda secara teratur untuk meminimalkan infeksi.
Menjaga kebersihan kuku
Kuku teratur akan memberikan kesan penampilan yang bersih. Selain itu kuku yang dipotong juga mampu menyingkirkan bakteri bernama Tinea. Bakteri ini dapat menyebabkan kutu air, ruam merah di kuku, dan mampu membuat kuku menjadi berwarna kuning. Sehingga potonglah kuku Anda secara teratur untuk menyingkirkan bakteri ini.
Menghindari cedera karena kuku panjang
Terkadang ketika kuku Anda terlalu panjang maka akan timbul cedera seperti tercakar atau cedera saat kuku Anda membentur benda keras. Hal ini bisa sangat menyakitkan dan menimbulkan tanda berwarna gelap di dalam kuku. Sehingga untuk menghindarinya sebaiknya potong kuku Anda.
Senin, November 03, 2014
Tak terlupakan
Hari minggu 26 oktober 2014 adalah hari yg tak terlupakan dalam hidupku . 
Di hari itu unk pertama kalinya kita menyatukan rasa , dua hati menjadi satu , dua jiwa menjadi satu , dua raga menjadi satu ...
Aku sangat menyayangimu mazidah ku ..
Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu .
Semoga Tuhan merestui kita .
آمِّينَ

Di hari itu unk pertama kalinya kita menyatukan rasa , dua hati menjadi satu , dua jiwa menjadi satu , dua raga menjadi satu ...
Aku sangat menyayangimu mazidah ku ..
Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu .
Semoga Tuhan merestui kita .
آمِّينَ
Kamis, Agustus 14, 2014
Makam Syekh Abdullah Qutbudin di Desa Candi Rejo Wonosobo
Di Desa Candirejo Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah terdapat sebuah makam kuno. Konon, makam tersebut bersemayam jazad seorang tokoh pembawa alirah Tarekat Naqsbandiyah pertama kali di tanah Jawa yaitu Syekh Abdullah Qutbudin . Dia berasal dari Iran dan menyebarkan agama Islam dengan membawa bendera tarekat yang kemudian menyatu dengan kehidupan masyarakat Jawa. Bahkan diyakini, Candirejo sendiri merupakan desa Islam pertama di Jawa karena kedatangan Syekh Abdullah Qutbudin ini.
Belum ada penelitian ilmiah yang mengupas Syekh Abdullah Qutbudin ini. siapa dirinya dan bagaimana sepak terjangnya dalam menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa, khususnya di Wonosobo. Hingga kini cerita tentang tokoh tersebut masih dari mulut ke mulut saja.
Sebelumnya masyarakat tidak mengetahui siapa yang dikuburkan di makam tersebut, sehingga makam itu seakan dibiarkan saja. Sampai akhirnya pada tahun 1994, Alm. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur datang ke Desa Candirejo mengunjungi makam.
Penduduk setempat sebelumnya tidak tahu ada makam tokoh terkenal Islam karena makamnya tidak sendirian, tapi menjadi satu dengan kuburan masyarakat desa. Tidak seperti tokoh-tokoh lain, yang makamnya berada di ketinggian atau sendirian. Makam Syekh Qutbudin ini campur dengan makam desa.
Sejak dikunjungi Gus Dur, makam Syekh Abdullah Qutbudin mulai ramai peziarah. Gus Dur yang menemukan makam tokoh yang bersejarah dalam perkembangan Islam di Jawa ini. Menurut cerita KH Chabibullah Idris selaku ulama terkenal di Wonosobo, Gus Dur pada tahun 1994 meminta dirinya untuk menemani mencari makam Syekh Abdullah Qutbudin yang berada di candi.
KH Chabibullah Idris saat itu tidak paham betul yang dimaksud candi itu nama desa atau kawasan candi di Dataran Tinggi Dieng. Menurut Gus Dur, Islam pertama kali masuk ke Jawa di candi. KH Chabibullah Idris ini tidak tahu candi itu mana, apakah komplek candi Dieng atau di mana. Gus Dur datang ke Wonosobo dan memintanya untuk menemani mencari makam tokoh Islam ini tersebut.
Peristiwa tersebut jauh sebelum Gus Dur menjadi Presiden RI. Tokoh kharismatik ini memang memiliki kepedulian tinggi terhadap peninggalan bersejarah termasuk mencari makam-makam yang memiliki nilai sejarah tinggi. Seperti halnya makam Syekh Abdullah Selomanik di Dusun Kalilembu, Dieng Wetan yang juga merupakan tokoh religius.
Menurut cerita Gus Dur, Syekh Abdullah ini mendirikan pesantren di Desa Candirejo namun karena tidak memiliki keturunan, lama-kelamaan pesantrennya tersebut hancur. Ini bisa dilihat dari banyaknya batu-batu candi yang berada di sekitar makam.
Diawali dari kedatangan Gus Dur tersebutlah, makam akhirnya banyak diziarahi masyarakat, terutama dari kalangan pondok pesantren. Dikatakan KH Chabib mengutip pengakuan warga Candirejo, bertahun-tahun lalu, makam itu pernah didatangi orang asing yang juga berprofesi sebagai antropolog dari Eropa yang tengah mengadakan penelitian.
Desa Candirejo Kecamatan Mojotengah tidak terlalu jauh dari Kota Wonosobo. Hanya sekitar 8 kilometer, dapat ditempuh dengan mobil maupun kendaraan roda dua. Jalan menuju desa tersebut cukup bagus, sudah beraspal meskipun tidak terlalu lebar.
Namun ada sebagian jalan desa yang masih berbatu-batu. Makam Syekh Abdullah Qutbudin sendiri berada agak jauh dari desa. Lokasinya di tengah-tengah areal persawahan bercampur dengan makam umum warga setempat.
Letak makam dari perkampungan Candirejo sekitar 1 kilometer, sepanjang jalan menuju makam pengunjung akan disuguhi pemandangan hamparan tanah pertanian berupa tanaman kol, padi dan jagung. Banyak juga pohon-pohon albasia yang tumbuh subur disana.
Di dekat makam terdapat sumber air yang sangat jernih dan dingin serta terus mengalir sepanjang waktu tak pernah kering meskipun musim kemarau. Ketika memasuki makam biasanya akan terkesan dingin dan sunyi lantaran komplek tersebut termasuk makam kuno yang ditumbuhi banyak pohon-pohon besar berusia ratusan tahun. Makam Syekh Abdullah Qutbudin sendiri berada persis di sebelah kiri pintu masuk dan berada di tengah-tengah akar yang bertonjolan. Sangat sederhana tidak ada cungkup atau kijing mewah hanya berupa gundukan tanah yang pinggir-pinggirnya diberi batu-batu. Selain itu terdapat dua batu nisan berukir di kanan dan kirinya serta ada dua makam di sana yang berdampingan. Menurut warga, satunya adalah makam istri Syekh Abdullah Qutbudin.
Di sekitarnya berserakan batu-batu tua berbentuk persegi panjang seperti bata. Diyakini batu tersebut adalah bekas bangunan pondok pesantren milik Syekh Abdullah. Konon, Syekh Abdullah tidak mau makamnya dibangun mewah lantaran lebih memilih apa adanya berupa batu nisan yang berbentuk seperti candi.
Menurut KH Chabibullah Idris, masyarakat sini sering melihat ada cahaya yang muncul dari makam. Pernah petani cabe menunggui tanamannya, tiba-tiba ada cahaya terbang dari makam. Pernah juga ada seorang pimpinan pondok pesantren bersama 12 santrinya berziarah. Lalu hujan sangat deras. Anehnya, mereka tidak kehujanan sama sekali
Belum ada penelitian ilmiah yang mengupas Syekh Abdullah Qutbudin ini. siapa dirinya dan bagaimana sepak terjangnya dalam menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa, khususnya di Wonosobo. Hingga kini cerita tentang tokoh tersebut masih dari mulut ke mulut saja.
Sebelumnya masyarakat tidak mengetahui siapa yang dikuburkan di makam tersebut, sehingga makam itu seakan dibiarkan saja. Sampai akhirnya pada tahun 1994, Alm. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur datang ke Desa Candirejo mengunjungi makam.
Penduduk setempat sebelumnya tidak tahu ada makam tokoh terkenal Islam karena makamnya tidak sendirian, tapi menjadi satu dengan kuburan masyarakat desa. Tidak seperti tokoh-tokoh lain, yang makamnya berada di ketinggian atau sendirian. Makam Syekh Qutbudin ini campur dengan makam desa.
Sejak dikunjungi Gus Dur, makam Syekh Abdullah Qutbudin mulai ramai peziarah. Gus Dur yang menemukan makam tokoh yang bersejarah dalam perkembangan Islam di Jawa ini. Menurut cerita KH Chabibullah Idris selaku ulama terkenal di Wonosobo, Gus Dur pada tahun 1994 meminta dirinya untuk menemani mencari makam Syekh Abdullah Qutbudin yang berada di candi.
KH Chabibullah Idris saat itu tidak paham betul yang dimaksud candi itu nama desa atau kawasan candi di Dataran Tinggi Dieng. Menurut Gus Dur, Islam pertama kali masuk ke Jawa di candi. KH Chabibullah Idris ini tidak tahu candi itu mana, apakah komplek candi Dieng atau di mana. Gus Dur datang ke Wonosobo dan memintanya untuk menemani mencari makam tokoh Islam ini tersebut.
Peristiwa tersebut jauh sebelum Gus Dur menjadi Presiden RI. Tokoh kharismatik ini memang memiliki kepedulian tinggi terhadap peninggalan bersejarah termasuk mencari makam-makam yang memiliki nilai sejarah tinggi. Seperti halnya makam Syekh Abdullah Selomanik di Dusun Kalilembu, Dieng Wetan yang juga merupakan tokoh religius.
Menurut cerita Gus Dur, Syekh Abdullah ini mendirikan pesantren di Desa Candirejo namun karena tidak memiliki keturunan, lama-kelamaan pesantrennya tersebut hancur. Ini bisa dilihat dari banyaknya batu-batu candi yang berada di sekitar makam.
Diawali dari kedatangan Gus Dur tersebutlah, makam akhirnya banyak diziarahi masyarakat, terutama dari kalangan pondok pesantren. Dikatakan KH Chabib mengutip pengakuan warga Candirejo, bertahun-tahun lalu, makam itu pernah didatangi orang asing yang juga berprofesi sebagai antropolog dari Eropa yang tengah mengadakan penelitian.
Desa Candirejo Kecamatan Mojotengah tidak terlalu jauh dari Kota Wonosobo. Hanya sekitar 8 kilometer, dapat ditempuh dengan mobil maupun kendaraan roda dua. Jalan menuju desa tersebut cukup bagus, sudah beraspal meskipun tidak terlalu lebar.
Namun ada sebagian jalan desa yang masih berbatu-batu. Makam Syekh Abdullah Qutbudin sendiri berada agak jauh dari desa. Lokasinya di tengah-tengah areal persawahan bercampur dengan makam umum warga setempat.
Letak makam dari perkampungan Candirejo sekitar 1 kilometer, sepanjang jalan menuju makam pengunjung akan disuguhi pemandangan hamparan tanah pertanian berupa tanaman kol, padi dan jagung. Banyak juga pohon-pohon albasia yang tumbuh subur disana.
Di dekat makam terdapat sumber air yang sangat jernih dan dingin serta terus mengalir sepanjang waktu tak pernah kering meskipun musim kemarau. Ketika memasuki makam biasanya akan terkesan dingin dan sunyi lantaran komplek tersebut termasuk makam kuno yang ditumbuhi banyak pohon-pohon besar berusia ratusan tahun. Makam Syekh Abdullah Qutbudin sendiri berada persis di sebelah kiri pintu masuk dan berada di tengah-tengah akar yang bertonjolan. Sangat sederhana tidak ada cungkup atau kijing mewah hanya berupa gundukan tanah yang pinggir-pinggirnya diberi batu-batu. Selain itu terdapat dua batu nisan berukir di kanan dan kirinya serta ada dua makam di sana yang berdampingan. Menurut warga, satunya adalah makam istri Syekh Abdullah Qutbudin.
Di sekitarnya berserakan batu-batu tua berbentuk persegi panjang seperti bata. Diyakini batu tersebut adalah bekas bangunan pondok pesantren milik Syekh Abdullah. Konon, Syekh Abdullah tidak mau makamnya dibangun mewah lantaran lebih memilih apa adanya berupa batu nisan yang berbentuk seperti candi.
Menurut KH Chabibullah Idris, masyarakat sini sering melihat ada cahaya yang muncul dari makam. Pernah petani cabe menunggui tanamannya, tiba-tiba ada cahaya terbang dari makam. Pernah juga ada seorang pimpinan pondok pesantren bersama 12 santrinya berziarah. Lalu hujan sangat deras. Anehnya, mereka tidak kehujanan sama sekali
Kamis, Juli 10, 2014
Cukup Aku Mencintaimu Dalam Hati
cukuplah aku
mencintaimu dalam hati
menyalurkan lewat doa-doa di setiap sujudku
dan menjagamu melalui
Allah
Karena Aku Mencintaimu atas
asmaNya
Aku, bukannya tak peduli
Andai kau tau, sepenuh hari
pikiranku habis dengan
alunan mu
Aku, bukannya tak mengerti
Aku sungguh paham
Dan kau..
Aku tau kau jauh lebih paham
Sudah berapa kali aku
berkata?
Jika bukan karena cintaku
padamu,
Tak akan kuhabiskan
pikiranku untukmu
Tak perlu repot berkata ini-
itu
Jika bukan karena ikatan
iman,
Akan kubiarkan dirimu terus
terlalaikan
Biarlah, apa urusanku?
Akan kubiarkan batas itu
terus kau terobos
Akan kubiarkan dirimu terus
dibutakan
Dirimu bukanlah aku
Tapi kurasakan getar nun
jauh dari ujung dunia
Getarnya sampai ke sini, ke
dalam lubuk hatiku
Aku,
Ingin kita kelak bisa
bersanding bersama di atas
dipan
Di dalam jannah Nya
Adakah kau rasakan
cintaku?
Uhibbukifillah
mencintaimu dalam hati
menyalurkan lewat doa-doa di setiap sujudku
dan menjagamu melalui
Allah
Karena Aku Mencintaimu atas
asmaNya
Aku, bukannya tak peduli
Andai kau tau, sepenuh hari
pikiranku habis dengan
alunan mu
Aku, bukannya tak mengerti
Aku sungguh paham
Dan kau..
Aku tau kau jauh lebih paham
Sudah berapa kali aku
berkata?
Jika bukan karena cintaku
padamu,
Tak akan kuhabiskan
pikiranku untukmu
Tak perlu repot berkata ini-
itu
Jika bukan karena ikatan
iman,
Akan kubiarkan dirimu terus
terlalaikan
Biarlah, apa urusanku?
Akan kubiarkan batas itu
terus kau terobos
Akan kubiarkan dirimu terus
dibutakan
Dirimu bukanlah aku
Tapi kurasakan getar nun
jauh dari ujung dunia
Getarnya sampai ke sini, ke
dalam lubuk hatiku
Aku,
Ingin kita kelak bisa
bersanding bersama di atas
dipan
Di dalam jannah Nya
Adakah kau rasakan
cintaku?
Uhibbukifillah
Minggu, Juni 29, 2014
Untukmu Tulang Rusuk Ku
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Siapa dan dimanakah kau.
aku menunggu Saat khitbah kau nyatakan padaku.
Kuharap saat itu indah
dalam penantianku
Aku hanyalah sebutir pasir dihamparan luas
Dilahirkan dengan suka cita
Dibesarkan dalam kasih keluarga
Dengan harapan suatu saat aku bisa bahagia
Menemukan kekasih sejati yang memberikan cinta
Mengasihi dengan tulus apa adanya
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Harapan tulus kuhatur untukmu
Semoga kau bisa berikan semua itu
Menjadikanku insan bahagia dengan kasihmu
Membuatku dekat pada Illahi Robbi ku
Selalu merindukan kehadiranmu
Tuk beribadah bersama dalam naungan kasih sayangmu
Menciptakan istana tahajud dalam sujud panjang bersamamu
Menggapai kerido'an dan surga Illahi Robbi ku
Saat janji indah sehidup semati kau ucap untukku
Disaat kau halalkan aku bagimu
Semoga saat itu adalah awal pengabdianku
Menjadi imam yang sholeh bagimu
Mengabdikan diri sepenuh jiwaku
Berjuang bersama menegakkan panji islam itu tekadku
Kau adalah yang terindah bagiku
Segala ucapanmu adalah sebuah titah bagiku
Selama itu baik dalam syari'atku
Dengan ikhlas aku akan jalani n menjujung tinggi perintahmu
Bersama arungi bahtera kehidupan baru
Menciptakan keluarga sakinah mawadah warrohmah n barokah
Menjadi madrasah indah bagi buah hati kita
Membentuk mujahid n mujahidah
Yang ditangannya ada semangat jihad
Menegakkan panji-panji islam
Berjuang dengan hati n jiwanya sebagai syuhada'
Dengan balutan kasih sayang yang indah
Dengan keterbatasan yang ada padaku
Kau hadir sebagai penyempurnaku
Rengkuh aku dalam kasihmu saat aku berada dalam kelemahanku
Ketika amarah merajai hidupku
Jadikan dirimu penyejuk hati dengan senyuman tulus n perhatianmu
Bimbing aku dengan kasih lembut mu
Agar dunia ini selalu indah bersamamu
Ku hanya ingin gapai keridhoanmu wahai pasangan tulang rusukku
Karena ridhomu adalah ridho Illahi Robbii ku
Kala ikhlasmu menghantarkanku ke surga itu
Saat diri ini menutup mata meninggalkanmu
Untaian do'a kan senyuman ikhlas kan mengantarkanku
Karena kau adalah kunci surga itu
http://m.facebook.com/idha.zee.9
Siapa dan dimanakah kau.
aku menunggu Saat khitbah kau nyatakan padaku.
Kuharap saat itu indah
dalam penantianku
Aku hanyalah sebutir pasir dihamparan luas
Dilahirkan dengan suka cita
Dibesarkan dalam kasih keluarga
Dengan harapan suatu saat aku bisa bahagia
Menemukan kekasih sejati yang memberikan cinta
Mengasihi dengan tulus apa adanya
Wahai kau pasangan tulang rusukku
Harapan tulus kuhatur untukmu
Semoga kau bisa berikan semua itu
Menjadikanku insan bahagia dengan kasihmu
Membuatku dekat pada Illahi Robbi ku
Selalu merindukan kehadiranmu
Tuk beribadah bersama dalam naungan kasih sayangmu
Menciptakan istana tahajud dalam sujud panjang bersamamu
Menggapai kerido'an dan surga Illahi Robbi ku
Saat janji indah sehidup semati kau ucap untukku
Disaat kau halalkan aku bagimu
Semoga saat itu adalah awal pengabdianku
Menjadi imam yang sholeh bagimu
Mengabdikan diri sepenuh jiwaku
Berjuang bersama menegakkan panji islam itu tekadku
Kau adalah yang terindah bagiku
Segala ucapanmu adalah sebuah titah bagiku
Selama itu baik dalam syari'atku
Dengan ikhlas aku akan jalani n menjujung tinggi perintahmu
Bersama arungi bahtera kehidupan baru
Menciptakan keluarga sakinah mawadah warrohmah n barokah
Menjadi madrasah indah bagi buah hati kita
Membentuk mujahid n mujahidah
Yang ditangannya ada semangat jihad
Menegakkan panji-panji islam
Berjuang dengan hati n jiwanya sebagai syuhada'
Dengan balutan kasih sayang yang indah
Dengan keterbatasan yang ada padaku
Kau hadir sebagai penyempurnaku
Rengkuh aku dalam kasihmu saat aku berada dalam kelemahanku
Ketika amarah merajai hidupku
Jadikan dirimu penyejuk hati dengan senyuman tulus n perhatianmu
Bimbing aku dengan kasih lembut mu
Agar dunia ini selalu indah bersamamu
Ku hanya ingin gapai keridhoanmu wahai pasangan tulang rusukku
Karena ridhomu adalah ridho Illahi Robbii ku
Kala ikhlasmu menghantarkanku ke surga itu
Saat diri ini menutup mata meninggalkanmu
Untaian do'a kan senyuman ikhlas kan mengantarkanku
Karena kau adalah kunci surga itu
http://m.facebook.com/idha.zee.9
Jumat, Juni 27, 2014
Isteri-Isteri Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam
ISTERI-ISTERI NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM
Yang pertama dari mereka adalah Khadijah, kemudian Saudah, kemudian `Aisyah, lalu Hafshah, Ummu Habibah, Ummu Salamah, Zainab binti Jahsy, Maimunah, Juwairiyah, dan Shafiyyah. Kami akan menyebutkan biografi mereka, insya Allah.[1]
Semuanya ada sembilan setelah Khadijah, yang meninggal sebelum mereka. Beliau tidak pernah menikah dengan wanita lain semasa hidup Khadijah, dan beliau tidak pernah menikah dengan gadis selain ‘Aisyah.
Adapun wanita-wanita yang pernah dicerai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam semasa hidupnya, maka tidak kami sebutkan karena banyaknya perselisihan mengenai mereka.
Beliau memiliki dua sahaya wanita (Surriyyah) [2]: Maria [3] dan Raihanah binti Zaid, ada yang menyebutkan, binti Syam’un, kemudian beliau memerdekakannya.[4]
Diriwayatkan kepada kami dari Qatadah, ia mengatakan, “Nabi menikah dengan lima belas wanita, menggauli 13 orang dari mereka, menghimpun sebelas orang dari mereka, dan beliau meninggal dunia dengan meninggalkan sembilan isteri” [5]
Foot Note:
[1] Maksud pengarang yaitu dalam kitabnya, Tandziibul Asmaa’ wal Lughaat, yang mana pembahasan ini merupakan bagian dari mukaddimahnya. Namun, pengarang luput menyebutkan Ummul Mu’minin Zainab binti Khuzaimah, yang biasa disebut Ummul Masaakiin (ibu kaum miskin) karena ia suka berderma kepada mereka. Nabi menikahinya setelah pernikahannya dengan Hafshah. Ia hidup bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selama dua atau tiga bulan, kemudian ia meninggal. Tidak ada seorang pun dari isteri-isterinya yang meninggal semasa hidup beliau kecuali dia, dan sebelumnya Khadijah. Di antara kekhususan Nabi yang tidak berlaku bagi umatnya, ialah beliau boleh menikahi lebih dari empat isteri, sebagaimana diingatkan oleh pengarang (hal. 78 dari kitab asli). Lihat al-Istii’aab (I/88), al-Ishaabah(XII/280), dan as Siyar (II/218)
[2] As-suriyyah, dengan mendhammahkan siin, mengkasrahkan raa’, memfathahkan yaa’danmentasydidkan semua huruf tadi, ialah sahayawanita yang dihalalkan di rumah. Dinamakan demikian karena seseorang lebih senang menggaulinya daripada menggauli isterinya. (Lihat Mukhtaarush Shihaah,kamus pembahasan kelompok huruf)
[3] Ia adalah al-Qibthiyyah, ibu dari anak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ibrahim. Wanita ini dihadiahkan oleh Muqauqis, penguasa Iskandaria, kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (al-Ishaabah, XIII/125).
[4] Ia dari bani Nadhir dari Yahudi, dan ia radhiyallahu ‘anha telah masuk Islam. Silakan lihat al-Ishaabah(XII/267).
[5] Lihat Tasmiyyah Azwaajin Nabi wa Auladih, karya Abu ‘Ubaidah (hal. 70-80) dan al-Istii’aab, karya Ibnu ‘Abdil Barr (I/90-91), di mana Ibnu `Abdil Barr mengatakan, “Adapun wanita-wanita yang diperselisihkan, yaitu wanita yang sudah beliau gauli lalu beliau ceraikan, atau mengadakan akad dengannya tapi belum beliau gauli, atau beliau pinang tapi tidak jadi akad nikahnya. Status mereka ini diperselisihkan juga tentang sebab-sebab menceraikan mereka dengan perselisihan tajam yang wajib berhenti dari memutuskan kebenaran pada salah satu darinya.”
kisah Arjuna
Raden Arjuna adalah putra ketiga dari pasangan Dewi Kunti dan Prabu Pandu atau sering disebut dengan ksatria Panengah Pandawa. Seperti yang lainnya, Arjuna pun sesungguhnya bukan putra Pandu, namun ia adalah putra dari Dewi Kunti dan Batara Indra. Dalam kehidupan orang jawa, Arjuna adalah perlambang manusia yang berilmu tingga namun ragu dalam bertindak. Hal ini nampak jelas sekali saat ia kehilangan semangat saat akan menghadapi saudara sepupu, dan guru-gurunya di medan Kurusetra. Keburukan dari Arjuna adalah sifat sombongnya. Karena merasa tangguh dan juga tampan, pada saat mudannya ia menjadi sedikit sombong.
Arjuna memiliki dasanama sebagai berikut : Herjuna, Jahnawi, Sang Jisnu, Permadi sebagai nama Arjuna saat muda, Pamade, Panduputra dan Pandusiwi karena merupakan putra dari Pandu, Kuntadi karena punya panah pusaka, Palguna karena pandai mengukur kekuatan lawan, Danajaya karena tidak mementingkan harta, Prabu Kariti saat bertahta menjadi raja di kayangan Tejamaya setelah berhasil membunuh Prabu Niwatakaca, Margana karena dapat terbang tanpa sayap, Parta yang berarti berbudi luhur dan sentosa, Parantapa karena tekun bertapa, Kuruprawira dan Kurusatama karena ia adalah pahlawan di dalam baratayuda, Mahabahu karena memiliki tubuh kecil tetapi kekuatannya besar, Danasmara karena tidak pernah menolak cinta manapun, Gudakesa, Kritin, Kaliti, Kumbawali, Kumbayali, Kumbang Ali-Ali, Kuntiputra, Kurusreta, Anaga, Barata, Baratasatama, Jlamprong yang berarti bulu merak adalah panggilan kesayangan Werkudara untuk Arjuna, Siwil karena berjari enam adalah panggilan dari Prabu Kresna, Suparta, Wibaksu, Tohjali, Pritasuta, Pritaputra, Indratanaya dan Indraputra karena merupakan putra dari Batara Indra, dan Ciptaning dan Mintaraga adalah nama yang digunakan saat bertapa di gunung Indrakila. Arjuna sendiri berarti putih atau bening.
Pada saat lahir, sukma Arjuna yang berwujud cahaya yang keluar dari rahim ibunya dan naik ke kayangan Kawidaren tempat para bidadari. Semua bidadari yang ada jatuh cinta pada sukma Arjuna tersebut yang bernama Wiji Mulya. Kegemparan tersebut menimbulkan kemarahan para dewa yang lalu menyerangnya. Cahaya yang samar samar tersebut lalu berubah menjadi sesosok manusia tampan yang berpakaian sederhana.
Hilangnya sukma Arjuna dari tubuh Dewi Kunthi menyebabkan kesedihan bagi Prabu Pandu. Atas nasehat Semar, Pandu lalu naik ke kayangan dan meminta kembali putranya setelah diberi wejangan oleh Batara Guru.
Sejak muda, Arjuna sudah gemar menuntut ilmu. Ia menuntut ilmu pada siapapun. Menurutnya lingkungan masyarakat adalah gudang dari ilmu. Guru-gurunya antara lain adalah Resi Drona, dari Resi Dona ia mendapat senjata ampuh yang bernama panah Cundamanik dan Arya Sengkali, yang kedua adalah Begawan Krepa, Begawan Kesawasidi, Resi Padmanaba, dan banyak pertapa sakti lainnya. Dalam kisah Mahabarata, Arjuna berguru pada Ramaparasu, namun dalam kisah pewayangan, hal tersebut hampit tidak pernah disinggung.
Dalam pewayangan diceritakan bahwa Arjuna memiliki lebih dari 40 orang istri namun hanya beberapa saja yang terkenal dan sering di singgung dalam pedalangan. Istri-istri Arjuna adalah sebagai berikut :
- Endang Jimambang berputra Bambang Kumaladewa dan Bambang Kumalasekti
- Dewi Palupi atau Dewi Ulupi berputra Bambang Irawan
- Dewi Wara Sumbadra berputra Raden Angkawijaya atau Raden Abimanyu.- Dewi Srikandi tidak berputra
- Dewi Ratri berputra Bambang Wijanarka
- Dewi Dresnala berputra Bambang Wisanggeni
- Dewi Juwitaningrat berputra Bambang Senggoto yang beujud raksasa
- Endang Manuhara berputri Dewi Pregiwa dan Dewi Manuwati
- Dewi Banowati berputri Endang Pergiwati (diasuh oleh Endang Manuhara)
- Dewi Larasati berputra Bambang Sumitra dan Bambang Brantalaras
- Dewi Gandawati berputra Bambang Gandakusuma
- Endang Sabekti berputra Bambang Priyembada
- Dewi Antakawulan berputra Bambang Antakadewa
- Dewi Supraba berputra Bambang Prabakusuma
- Dewi Wilutama berputra Bambang Wilugangga
- Dewi Warsiki tidak diketahui putranya
- Dewi Surendra tidak diketahui putranya
- Dewi Gagarmayang tidak diketahui putranya
- Dewi Tunjungbiru tidak diketahui putranya
- Dewi Leng-Leng Mulat tidak diketahui putranya
- Dewi Citranggada berputra Bambang Babruwahana
- Dewi Lestari tidak berputra
- Dewi Larawangen tidak berputra
- Endang Retno Kasimpar tidak berputra
- Dewi Citrahoyi tidak berputra
- Dewi Manukhara tidak berputra
Banyaknya istri yang dimiliki Arjuna ini dalam cerita pewayangan bukanlah merupakan gambaran seseorang yang serakah istri atau mata keranjang, namun gambaran bahwa Arjuna dapat menerima dan diterima oleh semua golongan. Ketika muda, Arjuna pernah ingin memperistri Dewi Anggraini, istri Prabu Ekalaya atau juga sering disebut Prabu Palgunadi dari kerajaan Paranggelung. Saat itu Arjuna yang ingin memaksakan kehendaknya mengakibatkan Dewi Anggraini bunuh diri karena ia hanya setia pada suaminya. Prabu Ekalaya yang mengetahui hal itu menantang Arjuna, namun kehebatan Prabu Ekalaya ternyata lebih dari Arjuna. Arjuna lalu mengadu pada Drona. Ia beranggapan gurunya telah ingkar janji dengan pernah menyebutkan tidak akan pernah mengajari memanah kepada siapapun selain Arjuna. Resi Drona lalu pergi kepada Prabu Ekalaya. Prabu Ekalaya memang adalah penggemar dari Resi Drona, namun karena ia tak dapat berguru secara langsung, ia menciptakan arca Drona di istananya untuk diajak bicara dadn berlatih. Oleh Drona hal tersebut dianggap sebagai suatu hal terlarang dengan memasang arcanya di sana. Maka sebagai gantinya Resi Drona lalu meminta Cincin Mustika Ampal yang telah tertanam di ibu jari Prabu Ekalaya. Oleh drona jari tersebut lalu dipotong lalu di tempelkan pada jari Arjuna. Sejak itulah Arjuna memiliki enam jari pada tangan kanannya. Hal ini dalam bahasa Jawa disebut siwil. Saat bertemu dengan Arjuna lagi, Prabu Ekalaya kalah. Saat itu ia menyadari bahwa ia telah diperdaya, maka sebelum mati ia berkata akan membalas dendam pada Drona kelak dalam Perang Baratayuda.
Arjuna memiliki banyak sekali senjata dan aji-aji.Senjata-senjata Arjuna antara lain adalah Panah Gendewa dari Batara Agni setelah ia membantu Batara Agni melawan Batar Indra dengan membakar Hutan Kandawa, Panah Pasopati dari Kirata, seorang pemburu jelmaan Batara Guru, sebelum Arjuna membunuh Niwatakaca, Mahkota Emas dan berlian dari Batara Indra, setelah ia mengalahkan Prabu Niwatakaca dan menjadi Raja para bidadari selama tujuh hari, keris Pulanggeni, keris Kalanadah yang berasal dari taring Batara Kala, Panah Sarotama, Panah Ardadali, Panah Cundamanik, Panah Brahmasirah, Panah Angenyastra, dan Arya Sengkali, keempatnya dari Resi Drona, Minyak Jayangketon dari Begawan Wilawuk, mertuanya, pusaka Mercujiwa, panah Brahmasirah, cambuk kyai Pamuk, panah Mergading dan banyak lagi. Selain itu aji-aji yang dimiliki Arjuna adalah sebagai berikut :
- Aji Panglimunan/Kemayan : dapat menghilang
- Aji Sepiangin : dapat berjalan tanpa jejak
- Aji Tunggengmaya : dapat mencipta sumber air
- Aji Mayabumi : dapat meperbesar wibawa dalam pertempuran
- Aji Mundri/Maundri/Pangatep-atep : dapat menambah berat tubuh
- Aji Pengasihan : menjadi dikasihi sesama
- Aji Asmaracipta : menambah kemampuan olah pikir
- Aji Asmaratantra : menambah kekuatan dalam perang
- Aji Asmarasedya : manambah keteguhan hati dalam perang
- Aji Asmaraturida : meanmbah kekuatan dalam olah rasa
- Aji Asmaragama : menambah kemampuan berolah asmara
- Aji Anima : dapat menjadi kecil hingga tak dapat dilihat
- Aji Lakuna : menjadi ringan dan dapat melayang
- Aji Prapki : sampai tujuan yang diinginkan dalam sekejap mata
- Aji Matima/Sempaliputri : dapat mengubah wujudnya.
- Aji Kamawersita : dapat perkasa dalam olah asmara
- Aji Sepiangin : dapat berjalan tanpa jejak
- Aji Tunggengmaya : dapat mencipta sumber air
- Aji Mayabumi : dapat meperbesar wibawa dalam pertempuran
- Aji Mundri/Maundri/Pangatep-atep : dapat menambah berat tubuh
- Aji Pengasihan : menjadi dikasihi sesama
- Aji Asmaracipta : menambah kemampuan olah pikir
- Aji Asmaratantra : menambah kekuatan dalam perang
- Aji Asmarasedya : manambah keteguhan hati dalam perang
- Aji Asmaraturida : meanmbah kekuatan dalam olah rasa
- Aji Asmaragama : menambah kemampuan berolah asmara
- Aji Anima : dapat menjadi kecil hingga tak dapat dilihat
- Aji Lakuna : menjadi ringan dan dapat melayang
- Aji Prapki : sampai tujuan yang diinginkan dalam sekejap mata
- Aji Matima/Sempaliputri : dapat mengubah wujudnya.
- Aji Kamawersita : dapat perkasa dalam olah asmara
Arjuna pernah membantu Demang Sagotra rukun dengan istrinya saat ia mencari nasi bungkus untuk Nakula dan Sadewa setelah peristiwa Balesigala-gala. Konon hal ini yang membuat Demang Sagotra rela menjadi tawur kemenangan Pandawa kelak dalam Perang Baratayuda Jayabinangun.
Setelah Pandawa dihadiahi hutan Kandaprasta yang terkenal angker, Arjuna bertemu dengan Begawan Wilawuk yang sedang mencarikan pria yang diimpikan putrinya. Saat itu Begawan Wilawuk yang berujud raksasa membawa Arjuna dan menikahkannya dengan putrinya, Dewi Jimambang. Konon ini adalah istri pertama dari Arjuna. Dari mertuanya, ia mendapat warisan minyak Jayangketon yang berhasiat dapat melihat makhluk halus jika dioleskan di pelupuk mata. Minyak ini berjasa besar bagi para Pandawa yang saat itu berhadapan dengan Jin Yudistira dan saudara-saudaranya yang tak dapat dilihat mata biasa. Saat itu pulalah Arjuna dapat mengalahkan Jin Dananjaya dari wilayah Madukara. Jin Danajaya lalu merasuk dalam tubuh Arjuna. Selain mendapat nama Dananjaya, Arjuna juga memperoleh wilayah kesatrian di Madukara dengan Patih Suroto sebagai patihnya.
Saat menjadi buangan selama 12 tahun di hutan setelah Puntadewa kalah dalam permainan dadu Arjuna pernah pergi untuk bertapa di gunung Indrakila dengan nama Begawan Mintaraga. Dia saat yang sama Prabu Niwatakaca dari kerajaan Manimantaka yang meminta Dewi Supraba yang akan dijadikan istrinya. Saat itu tak ada seorang dewapun yang dapat menandingi kehebatan Prabu Niwatakaca dan Patihnya Ditya Mamangmurka. Menurut para dewa, hanya Arjunalah yang sanggup menaklukan raja raksasa tersebut. Batara Indra lalu mengirim tujuh bidadari untuk memberhentikan tapa dari Begawan Mintaraga. Ketujuh bidadari tersebut adalah Dewi Supraba sendiri, Dewi Wilutama, Dewi Leng-leng Mulat, Dewi Tunjungbiru, Dewi Warsiki, Dewi Gagarmayang dan Dewi Surendra. Tetapi ketujuh bidadari tersebut tetap saja tidak berhasil menggerakkan sang pertapa dari tempat duduknya. Setelah ketujuh bidadari tersebut kembali ke kayangan dan melaporkan kegagalannya, tiba-tiba munculah seorang raksasa besar yang mengobrak-abrik gunung Indrakila. Oleh Ciptaning, Buta tersebut di sumpah menjadi seekor babi hutan. Lalu babi hutan tersebut dipanahnya. Disaat yang bersamaan panah seorang pemburu yang bernama Keratapura. Setelah melalui perdebatan panjang dan perkelahian, ternyata Arjuna kalah. Arjuna lalu sadar bahwa yang dihadapinya tersebut adalah Sang Hyang Siwa atau Batara Guru. Ia lalu menyembah Batara Guru. Oleh Bataar Guru Arjuna diberi panah Pasopati dan diminta mengalahkan Prabu Niwatakaca. Ternyata mengalahkan Prabu Niwatakaca tidak semudah yang dibayangkan. Arjuna lalu meminta bantuan Batari Supraba. Dengan datangnya Dewi Supraba ke tempat kediaman Prabu Niwatakaca, membuat sang Prabu sangat senang karena ia memang telah keseng-sem dengan sang dewi. Prabu Niwatakaca yang telah lupa daratan tersebut menjawab semua pertanyaan Dewi Supraba, sedang Arjuna bersembunyi di dalam gelungnya. Pertanyaan tersebut diantaranya adalah dimana letak kelemahan Prabu Niwatakaca, sang Prabu dengan tenang menjawab, kelemahannya ada di lidah. Seketika itu Arjuna muncul dan melawan Prabu Niwatakaca. Karena merasa di permainkan, Prabu Niwatakaca membanting Arjuna dan mengamuk sejadi-jadinya. Saat itu Arjuna hanya berpura-pura mati. Ketika Niwatakaca tertawa dan sesumbar akan kekuatannya, Arjuna lalu melepaskan panah Pasopatinya tepat kedalam mulut sang prabu dan tewaslah Niwatakaca.
Arjuna lalu diangkat menjadi raja di kayangan Tejamaya, tempat para bidadari selama tujuh hari (satu bulan di kayangan = satu hari di dunia). Arjuna juga boleh memilih 40 orang bidadari untuk menjadi istrinya dimana ketujuh bidadari yang menggodanya juga termasuk dalam ke-40 bidadari tersebut dan juga Dewi Dresnala, Putri Batara Brahma. Selain itu Arjuna juga mendapat mahkota emas berlian dari Batara Indra, panah Ardadali dari Batara Kuwera, dan banyak lagi. Arjuna juga diberi kesempatan untuk mengajukan suatu permintaan. Permintaan Arjuna tersebut adalah agar Pandawa jaya dalam perang Baratayuda. Hal ini menimbulkan kritik keras dari Semar yang merupakan pamong Arjuna yang menganggap Arjuna kurang bijaksana. Menurut Semar, Arjuna seharusnya tidak egois dengan memikirkan diri sendiri dan tidak memikirkan keturunan Pandawa lainnya. Dan memang benar, kesemua Putra Pandawa yang terlibat dalam Perang Baratayuda tewas.
Di saat Arjuna sedang duduk-duduk tiba-tiba datanglah Dewi Uruwasi. Dewi Uruwasi yang telah jatuh cinta terhadap Arjuna meminta dijadikan istrinya. Arjuna menolak secara halus, namun Dewi Uruwasi yang sudah buta karena cinta tetap mendesak. Karena Arjuan tetap menolak, Dewi Uruwasi mengutuknya akan menjadi banci kelak. Arjuna yang sedih dengan kutukan tersebut dihibur Batara Indra. Menurut Batara Indra hal tersebut akan berguna kelak dan tak perlu disesali.Setelah kembali dari Kayangan, Arjuna dan saudara-saudaranya harus menyamar di negri Wirata. Dan disinilah kutukan Dewi Uruwasi berguna. Arjuna lalu menjadi guru tari dan kesenian, dan menjadi banci yang bernama Kendri Wrehatnala. Di akhir penyamarannya, Arjuna kembali menjadi seorang ksatria dan mengusir para kurawa yang ingin mnghancurkan kerajaan Wirata. Arjuna lalu akan dikawinkan dengan Dewi Utari namun Arjuna meminta agar Dewi Utari dikawinkan dengan putranya yaitu Raden Abimanyu.
Kendati Arjuna adalah seorang berbudi luhur namun ia tetap tidak dapat luput dari kesalahan. Hal ini menyangkut hal pilih kasih. Saat putranya Bambang Sumitra akan menikah dengan Dewi Asmarawati, Arjuna terlihat acuh tak acuh. Oleh Semar, lalu acara tersebut diambil alih sehingga pesta tersebut berlangsung dengan sangat meriah dengan mengadirkan dewa-dewa dan dewi-dewi dari kayangan. Arjuna kemudian sadar akan kekhilafannya dalam hal pilih-pilih kasih. Suatu pelajaran yang dapat dipetik disini adalah sebagai orang tua hendaknya tidak memilih-milih kasih pada anak-anaknya.
Dalam perang Baratayuda Arjuna menjadi senopati Agung Pandawa yang berhasil membunuh banyak satriya Kurawa dan juga senotapi-senopati lainnya. Yang tewas di tangan Arjuna antara lain Raden Jayadrata yang telah membunuh putra kesayangannya yaitu Abimanyu, Prabu Bogadenta, Raden Citraksa, Raden Citraksi, Raden Burisrawa, dan Adipati Karna.
Masih dalam Baratayuda, Arjuna yang baru saja kehilangan putra kesayangannya menjadi kehilangan semangat, ditambah lagi guru dan saudara-saudaranya satu-persatu gugur di medan Kurusetra. Prabu Kresna lalu memberi nasihat bahwa dalam perang itu tidak ada kawan-lawan, kakak-adik ataupun guru-murid semuanya adalah takdir dan harus dijalani. Ajaran ini dikenal dengan nama Bagawat Gita. Yang membuat semangat ksatria penengah pandawa tersebut kembali menyala saat akan berhadapan dengan Adipati Karna, saudara tua seibu.
Setelah Perang Baratayuda berakhir, Dewi Banowati yang memang telah lama berselingkuh dengan Arjuna kemudian diperistrinya. Sebelumnya Arjuna telah memiliki seorang putri dari Dewi Banowati. Di saat yang sama Prabu Duryudana yang mulai curiga dengan hubungan istrinya dan Arjuna lalu berkata bahwa jika yang lahir bayi perempuan, itu adalah putri dari Arjuna dan Banowati akan diusir tetapi jika itu laki-laki maka itu adalah putranya. Saat bayi tersebut lahir ternyata adalah seorang perempuan. Banowati sangat panik akan hal itu. Namun atas pertolongan Kresna, bayi tersebut ditukar sebelum Prabu Duryudana melihatnya. Bayi perempuan yang lalu diasuh oleh Dewi Manuhara, istri Arjuna yang lain kemudian di beri nama Endang Pergiwati. Karena kelahirannya hampir sama dengan putri Dewi Manuhara yang bernama Endang Pergiwa, lalu keduanya di aku kembar. Sedang untuk putra dari Dewi Banowati dan Prabu Duryudana, Prabu Kresna mengambil seorang anak gandrawa dan diberi nama Lesmana Mandrakumara. Karena ia adalah anak gandrawa yang dipuja menjadi manusia, maka Lesmana Mandrakumara memiliki perwatakan yang cengeng dan agak tolol. Malang bagi Dewi Banowati, pada malam ia sedang mengasuh Parikesit, ia dibunuh oleh Aswatama yang bersekongkol dengan Kartamarma dan Resi Krepa untuk membunuh Parikesit yang masih Bayi. Dihari yang sama Dewi Srikandi, dan Pancawala juga dibunuh saat sedang tidur. Untunglah bayi parikesit yang menangis lalu menendang senjata Pasopati yang di taruh Arjuna di dekatnya dan membunuh Aswatama.
Arjuna yang sedang sedih karena Banowati telah dibunuh bersama Dewi Srikandi lalu mencari seorang putri yang mirip dengan Dewi Banowati. Putri tersebut adalah Dewi Citrahoyi, istri Prabu Arjunapati yang juga murid dari prabu Kresna. Prabu Kresna yang tanggap akan hal itu lalu meminta Prabu Arjunapati menyerahkan istrinya pada Arjuna. Prabu Arjunapati yang tersinggung akan hal itu menantang Prabu Kresna berperang dan dalam pertempuran itu Prabu Arjunapati gugur sampyuh dengan Patih Udawa dan Dewi Citrahoyi lalu menjadi istri Arjuna.
Setelah penguburan para pahlawan yang gugur dalam perang Baratayuda dan pengangkatan Prabu Puntadewa menjadi raja Astina dengan gelar Prabu Kalimataya, Arjuna melaksanakan amanat kakaknya dengan mengadakan Sesaji Korban Kuda atau disebut Sesaji Aswameda. Arjuna yang diiringi sepasukan tentara Astina lalu mengikuti seekor kuda kemanapun kuda itu berjalan dan kerajaan-kerajaan yang dilewati kuda tersebut harus tunduk pada Astina, jika tidak Arjuna dan pasukannya akan menyerang kerajaan tersebut. Semua kerajaan yang dilewati kuda tersebut ternyata dapat dikalahkan. Arjuna lalu kembali ke Astina dan akhir hidupnya diceritakan mati moksa dengan keempat saudaranya dan Dewi Drupadi.
Minggu, Juni 15, 2014
Merpati Tak Pernah Ingkar Janji
yang selalu terbang tinggi
aku ingin seperti merpati,,,
terbang tinggi dan selalu kembali
karena merpati tak pernah ingkar janji
aku ingin seperti merpati,,,,
yang setia pada satu hati
yang bisa berbagi dengan sang hati
aku ingin seperti merpati,,,
hidup berdua sampe mati
aku ingin seperti merpati,,,
yang tak mau pasanganya pergi
setinggi p dia terbang
pasti akan kembali
karna dia tau sang pujaan hati dibawah menanti,,,
merpati memang tak pernah ingkar janji
karena dia setia pada satu hatu
q ingin sepertimu merpati
jadi lambang cinta sejati,,,
Langganan:
Postingan (Atom)

